Sardi Efendi Ingatkan OPD Kota Bekasi, Anggaran Tak Maksimal Akan Jadi Catatan DPRD

BEKASIGRID.ONLINE – Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar serius dalam mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025. Ia menegaskan, OPD yang tidak mampu memaksimalkan penggunaan anggaran akan menjadi perhatian khusus DPRD.

Pernyataan itu disampaikan Sardi di tengah proses pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Bekasi yang saat ini tengah berjalan. Menurutnya, DPRD tidak akan mentolerir penggunaan anggaran yang tidak efektif atau tidak tepat sasaran.

Bacaan Lainnya

“Kalau ada anggaran yang tidak maksimal, tentu akan kami catat. Itu menjadi bahan evaluasi serius,” ujar Sardi.

Ia menjelaskan, DPRD melalui seluruh komisi telah melakukan uji petik dan peninjauan langsung ke lapangan untuk melihat realisasi program yang dibiayai APBD. Dari proses tersebut, DPRD dapat menilai kinerja OPD secara lebih objektif.

Menurut Sardi, masih ditemukan sejumlah indikasi bahwa penggunaan anggaran di beberapa sektor belum optimal. Meski demikian, ia menegaskan bahwa DPRD masih menunggu hasil lengkap dari seluruh rangkaian pengawasan sebelum menyimpulkan secara menyeluruh.

“Semua sedang kami dalami. Tapi prinsipnya jelas, anggaran harus digunakan secara maksimal untuk kepentingan masyarakat,” katanya.

Sardi menekankan bahwa ukuran keberhasilan tidak hanya dilihat dari besarnya serapan anggaran, tetapi juga dari kualitas hasil yang dicapai. Ia menilai, serapan tinggi tidak selalu mencerminkan keberhasilan jika tidak diikuti dengan output yang nyata.

“Serapan tinggi tapi hasilnya tidak terasa, itu sama saja tidak efektif,” tegasnya.

Sebagai pimpinan DPRD, Sardi juga mengingatkan OPD untuk lebih cermat dalam perencanaan anggaran. Ia menilai, perencanaan yang lemah seringkali menjadi penyebab tidak optimalnya pelaksanaan program.

Menurutnya, perencanaan dan pelaksanaan harus berjalan selaras agar penggunaan anggaran benar-benar memberikan dampak positif.

“Kalau perencanaannya tidak matang, pelaksanaannya pasti bermasalah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sardi memastikan bahwa DPRD akan memberikan rekomendasi yang tegas terhadap OPD yang dinilai tidak maksimal dalam mengelola anggaran. Rekomendasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan dalam penyusunan anggaran tahun berikutnya.

Ia juga menegaskan bahwa DPRD akan terus memantau tindak lanjut dari setiap rekomendasi yang diberikan, sehingga tidak berhenti hanya pada tahap evaluasi.

“Kami tidak ingin ini hanya jadi catatan. Harus ada perbaikan nyata,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Sardi turut mengajak seluruh OPD untuk menjadikan evaluasi LKPJ sebagai momentum introspeksi. Ia berharap, ke depan pengelolaan anggaran daerah dapat dilakukan lebih baik, lebih efisien, dan lebih tepat sasaran.

Menurutnya, keberhasilan pengelolaan anggaran akan berdampak langsung pada kualitas pembangunan dan pelayanan publik di Kota Bekasi.

“Ujungnya adalah masyarakat. Kalau anggaran dikelola dengan baik, masyarakat pasti merasakan manfaatnya,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *