Anggota DPRD Kota Bekasi Fendaby Surya Putra Soroti Efektivitas Dana Rp100 Juta untuk RW

BEKASIGRID.COM – Anggota DPRD Kota Bekasi Fendaby Surya Putra menyoroti efektivitas pelaksanaan program bantuan Rp100 juta untuk setiap RW saat menggelar Reses Masa Persidangan II Tahun 2026. Menurutnya, program tersebut perlu terus dievaluasi agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.

Fendaby mengatakan masih terdapat sejumlah kendala administrasi yang menyebabkan penyerapan anggaran di beberapa wilayah belum berjalan optimal. Meski demikian, ia berharap dana yang telah dialokasikan pemerintah dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Mungkin kalau kita melihat dari sisi RW, ada banyak proses administrasi yang agak menyulitkan sehingga serapannya juga agak kurang. Tetapi kita berharap dana ini bisa terserap karena sudah dianggarkan,” ujar Fendaby Surya Putra.

Menurutnya, program bantuan tersebut ke depan tidak hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi juga harus memiliki fokus yang jelas agar mampu meningkatkan kualitas lingkungan.

“Saya memberikan usulan agar ke depan program ini tidak sekadar mengejar target penyerapan anggaran, namun memiliki tema prioritas yang jelas untuk peningkatan kualitas lingkungan, seperti fokus pada sektor infrastruktur, kebersihan, atau keamanan,” katanya.

Selain itu, Fendaby juga menyoroti kondisi keamanan di Kota Bekasi yang menurutnya masih memerlukan perhatian bersama. Ia mendorong agar dana bantuan RW dapat dimanfaatkan untuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, khususnya di kawasan yang rawan tindak kriminal.

“Kita lihat keamanan Kota Bekasi masih perlu menjadi perhatian. Banyak tawuran dan tindak kriminal. Ini harus menjadi fokus kita bersama. Peran masyarakat untuk membantu menjaga keamanan harus kita tingkatkan dan bisa didorong melalui dana RW, terutama di wilayah yang rawan,” tegasnya.

Fendaby turut menyinggung pelaksanaan program bank sampah. Menurutnya, yang terpenting bukan hanya keberadaan program, tetapi dampak nyata yang dirasakan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih.

“Yang penting lingkungannya bersih. Bukan semata-mata harus ada bank sampah, tetapi bagaimana program tersebut memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Dampak itulah yang harus menjadi perhatian pemerintah dan pengurus RW,” ujarnya.

Ia menambahkan, karena program bantuan RW kini memasuki periode kedua pelaksanaannya, evaluasi dan penyempurnaan mekanisme perlu terus dilakukan agar pelaksanaan program semakin efektif, tepat sasaran, dan mudah diawasi.

(ADV/Humas DPRD Kota Bekasi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *