Bekasigrid — Upaya membentengi generasi muda dari perilaku negatif terus digencarkan. BRI Branch Office (BO) Cikarang turut ambil peran dalam kegiatan pembinaan pelajar bersama Kapolres Metro Bekasi di SMK Puja Bangsa, Cikarang Utara, Kamis (15/1/2026).
Kegiatan ini berlangsung di Yayasan Pendidikan Puja Bangsa, Jalan Setia Budi No. 37, Karangasih, dan dihadiri Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Sumarni beserta jajaran Polres. Kehadiran BRI diwakili Manager Operasional Adi Purnomo.
Kapolres menegaskan tindakan kenakalan remaja bukan sekadar persoalan sosial, tetapi juga dapat berujung konsekuensi hukum.
“Tawuran dan geng motor itu bukan gaya hidup. Itu pintu masuk masalah, bahkan bisa berujung pidana. Lebih baik fokus ke prestasi dan hal-hal positif,” ujar Kapolres.
BRI BO Cikarang melengkapi kegiatan dengan edukasi literasi keuangan, khususnya terkait kewaspadaan terhadap pinjol ilegal. BRI menyebut pelajar rentan menjadi sasaran karena akses pinjol ilegal kerap menyusup lewat promosi digital.
“Kami ingin pelajar punya kebiasaan finansial yang sehat. Mulai dari hal sederhana: catat uang saku, bedakan kebutuhan dan keinginan, lalu belajar menabung,” kata Adi Purnomo.
Selain membangun kebiasaan menabung, pelajar juga diingatkan untuk tidak membagikan data pribadi sembarangan, tidak mengunduh aplikasi mencurigakan, dan segera berkonsultasi kepada orang tua atau guru jika menemui tawaran pinjaman mencurigakan.
Pada akhir kegiatan, BRI membagikan BRIZZI kepada siswa yang aktif. Langkah ini sekaligus mengenalkan transaksi non-tunai sebagai bagian dari penguatan literasi digital di kalangan pelajar.
