bekasigrid.online/ – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) terus memperkuat transformasi digital dengan mengoptimalkan Layanan Helpdesk Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Layanan ini menjadi kanal utama pengaduan sekaligus penanganan kebutuhan teknologi informasi bagi seluruh perangkat daerah di Kabupaten Bekasi.
Helpdesk TIK berfungsi sebagai sistem layanan terpadu yang memastikan setiap kebutuhan teknis dapat ditangani secara cepat, terukur, dan berkelanjutan. Keberadaannya dinilai penting dalam menjaga stabilitas layanan digital pemerintahan yang terus berkembang.
Kepala Bidang TIK, Bahrul Ulum, mengungkapkan bahwa berdasarkan data Triwulan I tahun 2026, total terdapat 130 layanan yang ditangani melalui Helpdesk TIK. Dari jumlah tersebut, sebanyak 113 layanan telah diselesaikan, 16 layanan masih dalam status pending, dan satu layanan ditolak.
“Helpdesk TIK hadir sebagai solusi untuk memastikan setiap kebutuhan layanan teknologi di perangkat daerah dapat ditangani secara cepat dan tepat. Ini bukan hanya soal teknis, tetapi bagaimana kami memastikan seluruh sistem berjalan optimal untuk mendukung pelayanan publik,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Ia menjelaskan, layanan Helpdesk TIK terbagi dalam tiga kategori utama, yakni layanan data center, layanan aplikasi, dan layanan jaringan intra pemerintah daerah. Dari keseluruhan layanan yang masuk selama periode Januari hingga Maret 2026, layanan aplikasi menjadi yang paling dominan dengan persentase 71,54 persen.
Sementara itu, layanan data center tercatat sebesar 14,62 persen dan layanan jaringan intra pemerintah daerah sebesar 13,85 persen. Tingginya angka layanan aplikasi menunjukkan meningkatnya kebutuhan pengelolaan sistem digital di lingkungan perangkat daerah.
“Hal ini menunjukkan tingginya kebutuhan komunikasi dan pengelolaan data berbasis digital di lingkungan perangkat daerah,” kata Bahrul.
Ia menegaskan, Helpdesk TIK memiliki peran strategis dalam mendukung kinerja perangkat daerah di era digital. Ke depan, pihaknya akan terus melakukan evaluasi serta penguatan sistem, baik dari sisi infrastruktur maupun aplikasi layanan.
“Kami akan terus meningkatkan kualitas layanan agar lebih responsif, efisien, dan terintegrasi sehingga seluruh perangkat daerah dapat merasakan manfaatnya secara maksimal,” tambahnya.
Melalui penguatan layanan Helpdesk TIK, Pemerintah Kabupaten Bekasi menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan berbasis digital yang adaptif, modern, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
